Thursday, February 19, 2015

Kode Blinking Laptop Compaq CQ40



sering sekali di temui laptop mati total atau tidak mau menyala, tetapi ketika Laptop dinyalakan  hanya mengindikasikan lampu LED power yang menyala dengan lampu Numlock dan capslock menyala secara bersamaan, beberapa kerusakan laptop Compaq CQ40 ini bisa terlihat kerusakaannya hanya dengan melihat kode blinking pada laptop. silahkan simak kode blinking pada laptop compaq CQ 40 di bawah ini:

KODE BLINK Pada Compaq Presario CQ40
Blink 1 kali = Cek tegangan vcore, jika kurang dari 1.05v.  Rehot Gambar 1 kalau perlu ganti isl6265
Blink 2 kali = Bios  ter corrupt, recovery bios atau flash Ic Bios Gambar  4
Blink 3 kali = Ganti RAM jika tidak berhasil, Rehot Gambar No.2
Blink 5 kali = Rehot atau Reball Gambar No. 3
Blink 6 kali = Ganti Ic Bios Gambar No. 4




Gambar Motherboard Compaq Presario CQ40








sumber:
www.ikilaptop.com

Wednesday, February 18, 2015

Membuat installer sistem operasi Windows di USB Flashdisk



Menginstall sistem operasi Windows di laptop anda dengan menggunakan CD/DVD adalah hal yang umum dilakukan, dimana anda tinggal memasukkan CD/DVD tersebut, anda bisa langsung menginstallnya. Tapi, tidak semua laptop tidak dilengkapi dengan CD/DVD RW. Seperti yang ada pada laptop milik saya saat ini. Tapi, dengan inovasi teknologi yang begitu berkembang, kita tidak perlu khawatir karena kita bisa melakukan installasi sistem operasi Windows tersebut dengan menggunakan USB Flashdisk dengan membuat installernya. Bagaimana caranya?
Membuat installer sistem operasi Windows di USB Flashdisk tidak terlalu susah. Yang perlu anda siapkan adalah sistem operasi Windows dalam bentuk ISO, USB Flashdisk kosong minimal 4GB, dan tools untuk membuat installer Windows.
Langkah pertama, download tools untuk membuat installer Windows. Ada banyak tools sebenarnya, tapi saya menyarankan anda untuk menggunakan tools yang dibuat oleh Microsoft, yaitu Windows 7 USB/DVD Tool. Setelah selesai download, lakukan installasi.
Langkah kedua, masukkan USB Flashdisk yang kosong tadi ke port USB yang ada di laptop. Buka aplikasi Windows 7 USB/DVD Tool. Pilih Browse, cari lokasi tempat ISO dari sistem operasi Windows berada. Setelah itu, pilih Next.
Membuat installer windows
Pilih lokasi ISO dari windows
Langkah ketiga, karena kita akan membuat installernya di USB Flashdisk, pilih USB device.
Membuat installer windows
Pilih tipe USB device atau DVD
Langkah keempat, pilih Drive Letter dari USB Flashdisk tersebut. Kemudian pilih Begin copying.
Membuat installer windows
Pilih Drive letter dari USB Flashdisk
Proses pembuatan installer akan berjalan seperti pada gambar berikut.
Membuat installer windows
Proses pembuatan installer
Langkah terakhir, setelah proses pembuatan installer windows selesai dilakukan, akan muncul pesan seperti pada gambar berikut. Tutup aplikasi dan anda telah berhasil membuat installer sistem operasi Windows di USB Flashdisk.
Membuat installer windows
Proses pembuatan installer selesai
Semoga bermanfaat





sumber:

Cara masuk ke Safe Mode pada Windows 8/8.1


Boleh dibilang, menggunakan Windows 7 dengan Windows 8/8.1 itu banyak bedanya, salah satunya pada pilihan Safe Mode. Saya menggunakan pilihan booting tersebut karena saya sedang mencoba untuk memformat USB Flashdisk yang bermasalah. Yang saya tahu adalah menggunakan pilihan Safe Mode itu harus menekan F8 saat booting. Tapi, ternyata pilihan tersebut tidak berjalan saat saya memakai Windows 8/8.1. Bagaimana solusinya?
Setidaknya, ada dua cara yang bisa digunakan agar saya bisa masuk ke Safe Mode. Tapi, untuk kali ini, saya berikan satu cara dulu yang paling mudah diterapkan. hehe

Cara Pertama

Cara pertama yang akan saya gunakan adalah dengan bantuan msconfig. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
  • Masuk ke Run, tuliskan msconfig dan tekan Enter. Kemudian, sistem akan muncul System Configuration.
  • Pilih tab Boot, dan pilih Safe Mode, seperti pada gambar berikut.
Safe Mode configuration
Safe Mode configuration
  • Terakhir, lakukan Restart pada PC/Laptop anda.
Jangan lupa, apabila anda ingin kembali ke normal booting, lakukan hal yang sama, tapi pada tab General, pilih Normal startup.

Cara Kedua

Cara kedua menggunakan System Recovery Options. Detailnya akan saya tambahkan nanti. (koneksi internet)  :)
Semoga bermanfaat.




sumber:

Cara memformat USB Flashdisk yang muncul pesan “The disk is write protected”


 Mungkin dalam benak saya, memformat USB Flashdisk itu tidak susah, cukup dengan klik kanan kemudian pilih Format, ikuti instruksi berikutnya sudah bisa diformat. Namun, ternyata kasusnya berbeda dari format USB Flashdisk biasa, yaitu munculnya pesan “The disk is write protected” saat akan diformat, seperti pada gambar berikut.
Pesan Error
Pesan Error “The disk is write protected”
Pesan tersebut muncul karena adanya batasan dalam hak akses ke USB Flashdisk anda. Hak Akses yang diperbolehkan hanya untuk membaca saja, tapi tidak untuk menulis. Maka dari itu, ketika misalkan anda ingin membuka USB Flashdisk tersebut, ada pesan yang meminta anda untuk menghapus hak akses tersebut agar bisa digunakan kembali.
Saya mencoba mencari solusi dari Google. Ada beberapa solusi yang bisa saya gunakan. Mungkin masih bisa berjalan, mungkin juga tidak. Tapi, solusi berikut ini saya coba ke USB Flashdisk teman saya.

via Command Prompt (Administration)

Saya mencobanya dengan menggunakan bantuan Command Prompt, seperti pada gambar berikut.
Solusi dengan Command Prompt
Solusi dengan Command Prompt
Ternyata, saat ini menghapus write-protected tersebut, terjadi error. Saya tidak kehilangan akal, coba mencari solusi kembali

via Registry Editor

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.
  1. Run, masukkan regedit, masuk ke Registry Editor
  2. Pilih HKEY_LOCAL_MACHINE, pilih SYSTEM, pilih CurrentControlSet, pilih Control, pilihStorageDevicePolicies
Solusi menggunakan Registry Editor
Solusi menggunakan Registry Editor
Ternyata, folder StorageDevicePolicies tidak tersedia. Karena tidak ada, maka saya coba membuat Keybaru di folder Control.
Membuat Key
Membuat Key
Beri nama StorageDevicePolicies, kemudian di dalamnya buat lagi DWORD baru dengan namaWriteProtect dan set value 0. Setelah itu, tutup Registry Editor dan Restart laptop.
DWORD dengan value 0
DWORD dengan value 0

via Safe Mode (F8)

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut (Windows 7)
  1. Matikan komputer atau laptop
  2. Masukkan USB Flashdisk ke komputer atau laptop
  3. Hidupkan kembali komputer atau laptop, jangan lupa tekan F8 saat booting
  4. Muncul pilihan booting, pilih Safe Mode with Command Prompt
  5. Setelah selesai loading, cek drive letter dari USB Flashdisk, tempat saya drive letternya E
  6. Masuk ke USB Flashdisk (E) dengan perintah C:\windows\system32>G: kemudian tekan Enter
  7. Format USB Flashdisk dengan perintah G:\format G: kemudian tekan Enter
  8. Jika muncul pilihan (Y/N), pilih Y, tekan Enter
Untuk masuk ke Safe Mode pada Windows 8, Anda bisa mengunjungi artikel saya yang lain di sini.
Ternyata hasil dari format USB Flashdisk teman saya adalah USB Flashdisk berhasil saya format dengan menggunakan cara Safe Mode.
Menggunakan Safe Mode
Menggunakan Safe Mode
Tambahan informasi dari saya, pada awalnya saya berhasil memformat USB Flashdisk tersebut seperti pada gambar di atas. Setelah itu, saya coba memasukkan file dan masih bisa. Terakhir, saya coba gunakan untuk membuat OS Ubuntu di Flashdisk tersebut, dan ternyata terjadi pesan error seperti pada awalnya, “The disk is write protected”. haha (Kamis, 27 Februari 2014. 18:45 WIB)
Ternyata, ketiga cara yang saya berikan, untuk kasus USB Flashdisk teman saya masih menemui kendala. Tapi, tidak ada salahnya juga apabila anda mencoba cara yang saya berikan. Mungkin bermasalah dengan“merk”. haha
Semoga bemanfaat.





sumber:

Friday, February 13, 2015

Memahami Arti Kode Beep pada BIOS Jenis Amy BIOS



Bunyi beep pada AMY BIOS ini mengandung arti yang berbeda dengan jenis BIOS lainya seperti: BIOS Award, dan BIOS Ibm.

Namun, walaupun berbeda fungsi dari bunyi beep ini tetap sama yaitu memberikan peringatan bahwa ada kerusakan pada komputer dan mempermudah troubleshooting kerusakan komputer.

Hal yang harus kita perhatikan agar dapat mendengar bunyi beep ini adalah dengan memastikan komponen speaker kecil atau buzzer telah terpasang pada motherboard.

Dibawah ini adalah beberapa arti dari bunyi beep BIOS jenis Amy BIOS;

1 Beep Pendek
Jika pada bios jenis Award 1 Beep pendek menandakan tidak ada masalah dengan hardware yang telah dicek oleh BIOS, pada BIOS jenis Amy bunyi 1 Beep pendek ini memberi peringatan bahwa DRAM gagal dalam melakukan refresh.

2 Beep Pendek
Memberikan peringatan bahwa sirkuit gagal mengecek keseimbangan di RAM Parity (Sistem Memory).

3 Beep Pendek
Memberikan peringatan bahwa BIOS gagal mengakses memory 64 kb pertama.

4 Beep Pendek
Memberikan peringatan bahwa timer pada sistem gagal bekerja dengan normal.

5 Beep Pendek
Memberikan peringatan bahwa motherboard tidak dapat menjalankan prosessor dengan normal.

6 Beep Pendek
Memberikan peringatan bahwa controler pada keyboard tidak berjalan dengan baik.

7 Beep Pendek
Memberikan peringatan video mode error.

8 Beep Pendek
Memberikan peringatan bahwa test memory VGA (Video Grapich Adaptor) gagal.

9 Beep Pendek
Memberikan peringatan cek sum error dan ROM BIOS bermasalah.

10 Beep Pendek
Memberikan peringatan CMOS shut down read / write bermasalah.

11 Beep Pendek
Memberikan peringatan bahwa cache memory error.

1 Beep Panjang , 3 Beep Pendek
Memberikan peringatan bahwa extendert memory rusak.

1 Beep Panjang , 8 Beep Pendek
Memberikan peringatan test tampilan gambar gagal.

Itulah beberapa arti kode bunyi beep pada BIOS jenis AmyBIOS.





sumber:
carakompi.blogspot.com

8 Faktor Penyebab Bad Sector Pada Hard Disk


8 Faktor Penyebab Bad Sector Pada Hard Disk
8 Faktor Penyebab Bad Sector Pada Hard Disk - Harddisk yang bad sector dapat menyebabkan komputer atau laptop tidak akan berfungsi secara penuh, hal ini bisa menyebabkan sistem operasi gagal beroperasi, kehilangan data-data penting, dan kegiatan game atau multimedia terhenti karena harddisk yang bad sector. Komputer yang bad sector biasanya akan menjadi lemot karena hard disk sulit membaca data yang ada di dalamnya.

Lalu apakah saja Penyebab Harddisk Bad Sector?


1. Penyebab pertama terjadinya bad sector pada harddisk anda bisa jadi karena dalam mematikan komputer/laptop tidak secara normal. Baiknya mematikan komputer/laptop dengan mengklik tombol shutdown dari sistem operasi anda. Jangan sekali-kali langsung cabut kabel power atau langsung menekan tombol power on-off pada saat komputer/laptop sedang beroperasi.

2. Penyebab kedua mati listrik saat komputer sedang beroperasi, untuk anda yang tinggal di daerah rawan mati listrik dianjurkan menggunakan UPS. Untuk anda yang menggunakan laptop/notebook sebagai pc dianjurkan jangan melepas baterai anda saat menggunakan laptop/notebook, karena dapat merusak komponen laptop/notebook anda, untuk masalah baterai laptop/notebook anda dapat membaca artikel Controlling Battery Perlukah Melepas Baterai Laptop/Notebook?.

3. Penyebab ketiga adalah jarangnya maintenance komputer/laptop. Sekali-kali lakukanlah maintenance pada komputer/laptop anda seperti defrag harddisk. Kenapa? Ibarat kamar anda yang selimutnya tidak pernah dirapikan alias berantakan. Sama seperti harddisk, kinerjanya dapat menurun.

4. Penyebab keempat yaitu serangan virus. Serangan virus dapat menyebabkan merusaknya sistem operasi, virus yang dibiarkan dalam menyebabkan komputer sering hang dan restart paksa.

5. Penyebab kelima yaitu umur harddisk. Jika menurut anda harddisk anda sudah cukup lama disarankan backup file anda sebelum kinerja harddisk menurun.

6. Penyebab keenam adalah tegangan yang kurang/berlebihan. Jika tengangan power supply normal sesuai pemakaian komponen hardware dapat memperpanjang umur harddisk dan terhindar dari bad sector.

7. Penyebab ketujuh yaitu human error (kesalahan manusia) seperti terkena air atau jatuh saat memberiskan komputer/laptop.

8. Penyebab kedelapan tertarik medan elektromagnetik. Jika anda tidak menggunakan case pada komputer anda hindari penaruhan harddisk dari area yang mengandung magnet, seperti speaker, ponsel, dll.








sumber:

Pengertian Tentang BIOS dan Fungsinya untuk Komputer Anda


BIOS merupakan singkatan dari Basic Input Output System. BIOS merupakan sebuah program atau software antarmuka tingkat rendah yang berfungsi mengendalikan atau mengontrol perangkat keras yang terpasang pada komputer.

BIOS  adalah program pertama yang diakses oleh prosesor selama start up untuk memastikan bahwa semua program dasar lainya seperti Hard drive, port, peripheral, dan CPU berada dalam kondisi kerja yang baik.

Setiap Motherboard memiliki yang namanya BIOS, dan bila BIOS ini rusak maka kemungkinan besar motherboard tidak dapat digunakan kembali, kecuali bios di install ulang atau di upgrade.

Pengertian Tentang BIOS dan Fungsinya untuk Komputer Anda
BIOS biasanya disimpan atau ditanamkan di ROM ( read only memory ). Karena Bios ditanamkan di ROM, maka kemungkinan kita hanya bisa merubah pengaturan yang telah ada, misalkan kita merubah besarnya memory yang digunakan untuk VGA yang berjenis onboard, atau mengubah waktu dan tanggal, serta mengubah settingan dasar lainnya. Namun yang paling sering dirubah dan perlu diketahui yaitu merubah urutan booting, dan mengecek ada tidaknya suatu komponen komputer yang kita pasang.

Jika anda akan merubah settingan bios, anda dapat melakukannya pada saat proses booting (menyalakan komputer), setiap Bios memiliki cara masing masing untuk masuk ke dalam Menu biosnya, yang paling umum adalah menekan tombol del atau alt+f4. Lihat saja petunjuk yang keluar dilayar monitor pertama kali komputer dinyalakan.

Jenis - Jenis BIOS yang Ada di Pasaran:


Jenis BIOS sekarang sangat banyak sekali, namun yang paling terkenal di pasaran adalah AWARD BIOS, AMI BIOS, PHOENIX BIOS.

Fungsi BIOS pada Komputer:


Selain mengendalikan perangkat keras yang terpasang pada komputer, BIOS juga mempunyai fungsi lain diantaranya;

  • Inisialisai ( Penyalaan ), serta pengujian terhadap semua perangkat yang terpasang ( Dalam proses yang dikenal dengan istilah Power On Self Test)
  • Mengeksekusi MBR ( Master Boot record ) Yang berada pada sector pertama pada harddisk, yang fungsinya ialah untuk memanggil Sistem Operasi dan Menjalankannya.
  • Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting/urutan booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
  • Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.




sumber:
carakompi.blogspot.com

6 Tips Jitu Merawat Hard Disk Agar Tetap Awet


Perlu Anda ketahui bahwasanya salah satu hardware komputer yaitu Hard Disk adalah komponen yang sangat sensitif terhadap getaran dan mudah sekali mengalami kerusakan, kerusakan yang paling sering terjadi adalah bad sector.

Bad sector adalah goresan pada piringan hard disk yang disebabkan oleh getaran- getaran pada komputer, sehingga head pada hard disk menyentuh permukaan disk tempat data atau sistem disimpan dan lapisan magnet penyimpanan data tersebut akan rusak.

Selain kerusakan yang telah saya sebutkan diatas, kerusakan pada hard disk masih banyak lagi. Bahkan kerusakan bisa terjadi karena hal yang sepele.

Ciri - Ciri Hard Disk yang Sudah Rusak


Hard disk yang sudah rusak biasanya mengalami ciri- ciri seperti di bawah ini:

Sulit membaca data, Kasus ini terjadi biasanya karena hard disk sudah mengalami bad sector, sehingga pada piringan hard disk terdapat banyak sekali goresan yang dapat menghambat hard disk dalam membaca data.

Bisa diformat, tetapi tetap tidak dapat dibaca. Hal ini hard disk dapat diformat, tetapi pada saat digunakan untuk membaca data, head kesulitan melakukan tugas ini.
Tidak ada respon atau hang.
Tidak adanya suara mendenging, Dalam hal ini motor penggerak pada hard disk tidak bekerja dengan baik.
Jika hard disk Anda mengalami ciri-ciri yang sudah saya sebutkan seperti di atas, kemungkinan besar hard disk Anda sudah rusak atau banyak bad sectornya.
Jika hard disk komputer anda tidak mengalami ciri-ciri seperti di atas, itu tandanya hard disk anda masih normal/baik keadaanya.

6 Tips Jitu Merawat Hard Disk Agar Tetap Awet


Untuk menghindari kerusakan anda bisa melakukan perawatan pada hard disk anda, caranya sebagai berikut;

  • Berikan sirkulasi udara yang baik pada cpu. Jangan menutup lubang pada chasing, kalau perlu beri kipas tambahan yang berhembus keluar cpu. Periksa kipas power supply agar tetap berputar.
  • Letakkan computer pada tempat yang sirkulasi udaranya lancar.
  • Mematikan secara prosedur, jangan langsung cabut kabel power supply sementara komputer masih bekerja.
  • Jangan menggerakkan hard disk ketika komputer sedang hidup.
  • Partisi harddisk.
  • Jangan dekatkan harddisk pada magnet.
  • Jika anda mengalami masalah pada hard disk anda, sebaiknya anda segera membawanya ke service center. 

Sekian,





sumber:

Perbedaan System 32 Bit dan 64 Bit



Di dunia komputer kita sering mendengar perkataan 32 dan 64 bit, emm bukan sering lagi tapi sangat sering mungkin . ya, kasus ini biasanya terjadi saat kita ingin medownload sebuah software yang di bagi menjadi 2 sesuai dengan sistem operasi komputer kita 32 bit atau 64 bit, contoh software yang di kategorikan menjadi 32 bit dan 64 bit adalah Software yang di gunakan untuk “ Merubah Windows 7 Menggunakan Bahasa Indonesia “, .

Perkembangan teknologi sangat meningkat dengan pesat, bahkan ketika belum merasakan produk yang paling baru itu sudah muncul produk yang lebih baru lagi. Sekarang ini dikenal beberapa produk OS seperti ;

  • Windows Xp 32 bit
  • Windows Xp 64 bit
  • Windows Vista 32 Bit
  • Windows Vista 64 bit
  • Windows 7 32 bit
  • Windows 7 64 bit
  • Linux 32 bit atau 64 bit


Dalam dunia komputasi personal, 32-bit dan 64-bit mengacu pada jenis unit pengolahan pusat, sistem operasi, driver, program perangkat lunak, dll yang memanfaatkan arsitektur tertentu. 32-bit hardware dan software sering disebut sebagai x86 atau x86-32. hardware 64-bit dan software sering disebut sebagai x64 atau x86-64.

Banyak orang yang belum mengerti apakah itu perbedaan OS 32 bit dan 64 bit, mereka mendengar bahwa software os 64 bit lebih bagus dari 32 bit, dan mereka langsung membeli, tapi ketika mereka hendak menginstall di komputer mereka, ternyata os tersebut tidak bisa diinstall pada komputer mereka, mengapa ?

System 32-bit memanfaatkan data dalam potongan 32-bit sedangkan sistem 64-bit memanfaatkan data dalam potongan 64-bit. Secara umum, semakin banyak data yang dapat diolah sekaligus, sistem semakin cepat beroperasi. Ada beberapa keuntungan lainnya untuk sistem 64-bit juga, paling praktis untuk kemampuan menggunakan jumlah data yang secara signifikan lebih besar dari memori fisik.

Tetapi penggunaan software OS 32 bit dan Os 64 bit harus mengikuti hardware yang mendukung apakah komputer anda siap untuk menggunakan OS 64 bit atau hanya dapat menggunakan OS 32 bit saja. Kebanyakan prosesor lama saat didasarkan pada arsitektur 32-bit dan 32-bit tidak dapat menggunakan system OS 64 bit. Dengan perkembangan teknologi, saat ini banyak prosessor diciptakan pada arsitektur 64 bit dan mendukung sistem operasi. Prosesor ini juga sepenuhnya kompatibel dengan sistem operasi 32-bit.

Sedikit keterangan tentang processor 32 bit dengan 64 bit, pada dasarnya cara komputer menyimpan data atau membuat referensi untuk data, memori, dll dalam bentuk bit dengan nilai 1 atau 0, itu disebut "digit biner".

Jadi, kode biner aliran 1 dan 0, seperti urutan acak 100100100111. Bit-bit ini juga menunjukkan bagaimana prosesor Anda melakukan perhitungan. Dengan menggunakan prosesor 32 bit Anda dapat mewakili nomor dari 0 sampai 4.294.967.295 sementara untuk processor 64-bit dapat mewakili angka 0 sampai 18.446.744.073.709.551.615.

Banyak orang yang belum mengerti apakah windows mereka bekerja pada mesin OS 32 bit dan 64 bit sehingga saat mereka membeli sebuah software, mereka langsung membeli tapi ketika mereka hendak menginstall di komputer mereka, ternyata os tersebut tidak bisa diinstall pada komputer mereka.

Untuk mengetahui apakah windows anda bekerja pada systen 32 bit atau 64 bit, Anda bisa mengeceknya dengan metode di bawah ini;

1. Windows Vista dan Windows 7

Klik Start Tombol Start, Ketik system di kotak Start Search, kemudian klik system dalam daftar Program.
Sistem operasi adalah ditampilkan sebagai berikut:
Untuk versi system 64-bit: 64-bit Operating System muncul untuk Jenis Sistem di bawah Sistem.
Untuk versi sistem operasi 32-bit: 32-bit Operating System muncul untuk Jenis Sistem di bawah Sistem.

2.  Windows XP

Klik Start, kemudian klik Run
Ketik sysdm.cpi, pada kotak text dan klik ok
Klik tab General maka informasi tentang system operasi komputer anda akan tampil tulisan informasi :
Untuk operating system versi 64-bit :  Windows XP Professional x64 Edition Version < Tahun>  akan tampil di bawah System.
Untuk operating system versi 32-bit : Windows XP Professional Version <Year> akan tambil dibawah System.

Bagaimana anda mengetahui bahwa Motherboard anda dapat menggunakan Processor 64 bit :

Pada metode ini kita akan mengeceknya dengan bantuan software yang bernama CPU Z, berikut ini caranya:
Download Software CPU-Z http://dunovteck.wordpress.com/2009/11/23/cpu-z-1-52/
Jalankan software terebut, lalu klik tab CPU
SSE, SSE2, SSE3. x86-64, berarti Motherboard dan Processor anda support untuk 64 bit, bila hanya tulisan x86, berarti komputer anda tidak support untuk 64 bit.

Manfaat sebenarnya dari mengatur ini tidak berasal dari jumlah bit, tetapi oleh struktur yang lebih baik dari sistem 64 bit dibanding dengan sistem 32 bit. Sebuah prosesor 64-bit yang dibuat dengan proses silikon yang lebih maju, memiliki transistor lebih banyak, dan kecepatan lebih cepat.

Adapun sistem operasi 64-bit dan perangkat lunak, sangat banyak, tetapi tidak ada yang dalam versi final. Microsoft telah merilis versi beta dari Windows XP dengan mengambil keuntungan dari teknologi 64 bit, tapi masih ada masalah. Masalahnya adalah ketika Anda menjalankan program perangkat lunak 32-bit dalam lingkungan sistem operasi 64-bit. Banyak program tidak akan bekerja dengan baik, seperti Adobe Acrobat dan Windows Media Player, misalnya. Masalah lain adalah RAM. Anda benar-benar membutuhkan sekitar 4 GB RAM untuk mendapatkan kemampuan yang penuh dari prosesor 64-bit, sedangkan pemilik PC yang memiliki memori yang kurang dari 1 GB disarankan tidak menggunakan system 64 bit.

Dengan mengetahui kemampuan komputer anda apakah menggunakan system 32 bit atau 64 bit, dan juga mengetahui apakah processor anda 32 bit atau 64 bit, maka anda tidak salah untuk memilih software yang disediakan seperti :

Sekarang setiap driver hardware terdiri dari 2 instaler system antara 32 bit atau 64 bit, dengan demikian anda dapat memilih driver yang sesuai dengan komputer anda.

1. Memilih OS atau CD OS, yang sesuai dengan kemampuan komputer anda.

2. Menginstall atau mencari, membeli software-software yang disesuaikan dengan kemampuan komputer anda.





sumber:

Cara Menghilangkan Tanda Silang Merah Pada Area Notifikasi Baterai Windows 7


Cara Menghilangkan Tanda Silang Merah Pada Area Notifikasi Baterai Windows 7 - Jika anda pengguna operating system Windows 7 kadang kala anada akan menemui tanda silang merah pada area notifikasi baterai, seperti screenshot di bawah ini.

Cara Menghilangkan Tanda Silang Merah

Jika anda menemukan tanda itu, Anda jangan terlalu khawatir dulu, karena tanda ini sebenarnya berfungsi sebagai pengingat bahwa baterai laptop kamu sudah tida normal, tetapi notifikasi ini tidak selalu benar adanya.

Di beberapa laptop tertentu yang menggunakan operating system windows 7 kadang kala mengalami salah deteksi sehingga muncul tanda silang merah ini walaupun keadaan baterai anda masih normal. Ini juga terjadi pada laptop milik teman saya yang masih normal tetapi muncul tanda merah seperti screen shot di atas.

Untuk memastikannya silahkan anda cek baterai laptop anda. Charger baterai laptop sampai full, jika sudah gunakan laptop kamu baik untuk game atau lainnya. Jika baterai laptop anda kurang dari 15-30 menit sudah lemah itu tandanya baterai anda benar-benar sudah rusak dan harus di ganti yang baru. Tetapi jika kebalikannya berarti system anda salah deteksi sehingga muncul tanda silang merah ini walaupun keadaan baterai anda masih normal.

Untuk mengatasinya tanda silang merah pada area notifikasi baterai ini, anda hanya perlu melakukan beberapa trik yang cukup mudah di praktekan, Berikut ini tutorialnya :

1. Charger baterai anda sampai full, jika sudah matikan laptop, Jangan cabut dulu chargernya.

2. Hidupkan laptop lalu dengan cepat tekan tombol F8 beberapa kali hingga anda muncul advance boot option. Pilih safe mode.

3. Setelah masuk safe mode barulah cabut charger laptop anda. Biarkan laptop menyala sampai mati sendiri karena habis baterainya. Jangan mengoperasikan laptop pada saat ini.

4. Setelah laptop mati, pasang charger dan nyalakan laptop dengan norma seperti biasa.

Cara tersebut seringkali berhasil membuat windows 7 mengenali kondisi baterai laptop yang sesungguhnya. Ini juga berlaku pada teman saya saat mencoba dengan trik ini.

Semoga bermanfaat !





sumber:
carakompi.blogspot.com

Tips Ampuh Menghapus Virus Shortcut Pada Komputer


Virus shortcut adalah salah satu virus yang sangat berbahaya dan bisa membuat kita kalang kabut menghadapinya, bagaimana tidak ? walaupun kita sudah menghapus nya shortcut – shortcut ini akan muncul lagi.

Parahnya lagi jika kita terlalu lama menghiraukan nya, sistem komputer kita akan rusak. Untuk lebih lengkapnya berikut ini sedikit penjelasan dari saya tentang bagaimana virus shortcut ini menyerang komputer anda.

Tips Ampuh Menghapus Virus Shortcut Pada Komputer

Bagaimana Proses Virus Shortcut Menyerang Komputer ?


Saat pertama kali virus ini menginfeksi komputer anda, virus ini akan membuat base pada ‘My Document’, file base yang di buat bernama ‘database.mdb’.
Virus ini kemudian akan membuat file- file autorun.inf di setiap partisi komputer anda, termasuk pada flashdisk anda saat anda menancapkan nya.
Selanjutnya, virus ini membuat file ‘Microsoft.ink’, jika anda mengeksekusi nya, virus ini akan otomatis aktif.

Apa Ciri – Ciri Komputer yang Sudah Terjangkit Virus Shortcut ?


Jika komputer anda telah terjangkit virus ini, pada task manager akan terlihat ada proses wscript.exe sedang berjalan. Seharusnya, tidak ada proses ini dalam keadaan komputer normal.

Cukup mudah bukan untuk mengidentifikasi virus ini, namun ini berbanding terbalik jika anda bandingkan dengan membersihkan dan merecoveri file yang telah terinfeksi.

Jadi solusi untuk menangani virus shortcut ini yang paling banyak di gunakan orang- orang saat ini adalah melakukan instalasi ulang pada komputernya, namun jika kita pikir kembali melakukan instalasi ulang bisa menghapus semua data berharga milik kita.. kecuali kita melakukan back up sebelumnya.

Jika anda tidak mau kehilangan data anda tetapi anda ingin menghapus virus shortcut tersebut anda bisa melakukan penghapusan virus dengan metode yang sangat sederhana seperti di bawah ini.

Cara Menghapus Virus Shortcut Pada Komputer Anda.

  1. Langkah pertama dalam menghapus virus shortcut ini adalah mematikan ‘System Restore’ di komputer anda.
  2. Matikan proses yang sedang di jalankan oleh virus (wscript.exe) dengan menggunakan process exploler atau software HijackThis.
  3. Hapuslah file database.mdb di My Document komputer anda.
  4. Hapus semua file yang telah di duplikat oleh virus ini.
  5. Langkah terakhir adalah menghapus semua file autorun.inf yang telah di pasang virus pada semua partisi komputer anda, anda bisa melakukan nya dengan bantuan software HijackThis.
Jika anda mengalami masalah virus shortcut ini pada flashdisk anda, anda bisa menghapusnya dengan metode di atas karena pada dasarnya flashdisk yang terjangkit virus ini awalnya karena terkoneksi ke komputer yang terjangkit virus shortcut terlebih dahulu.

Sekian, artikel tentang cara menghapus virus shortcut pada komputer anda semoga bermanfaat






sumber:
carakompi.blogspot.com