Tuesday, March 10, 2015

Penyebab Motherboard Laptop Bisa Rusak


Apa faktor penyebab rusaknya MOTHERBOARD LAPTOP? 
Penyebab kerusakan motherboard laptop yang paling umum disebabkan oleh fluktuasi tegangan listrik, sebagaimana kita ketahui bahwa tegangan listrik sering naik turun tidak stabil, ini merupakan penyebab utama Rusaknya Motherboard Laptop. Bukan hanya laptop semua perangkat elektronik lainnya yang berhubung dengan LISTRIK pasti dapat RUSAK jikalau tegangannya naik-turun terus.
cara memperbaiki motherboard laptop
Untuk solusinya adalah kamu dapat menggunakan Stabilizer yang berfungsi menstabilkan arus yang masuk ke laptop. Penyebab kedua adalah debu, partikel debu juga bisa menyebabkan motherboard laptop sering rusak.

Dan ketiga penyebab motherboard laptop sering rusak adalah kegagalan kipas yang mengakibatkan temperatur Laptop menjadi overheating, kalau sudah panas berlebih pastinya akan merusak komponen-komponen yang ada didalam laptop, seperti motherboard, keyboard laptop, touchpad, monitor LCD dan lainnya.

Yang terakhir adalah KECELAKAAN maksudnya terjatuh atau terbentur, benturan yang cukup keras juga dapat merusak motherboard laptop. Nah..itulah sedikit info tentang penyebab motherboard laptop rusak.





sumber:

Cara Menggunakan Flashdisk sebagai RAM di Windows 7

Untuk kamu yang menggunakan sistem operasi Windows 7, kamu bisa mencoba untuk menambah kapasitas RAM kamu menggunakan Flashdisk. Cara ini bisa dilakukan karena pada Windows 7 sendiri menyediakan fitur untuk itu yang dinamakan ReadyBoost. Jadi kamu tidak perlu lagi membeli RAM dengan harga mahal tetapi kamu bisa menggunakan Flashdisk kamu sebagai pengganti RAM serta cara penggunaanya hanya dengan menghubungkan flashdisk dengan komputer kamu lalu aktifkan Ready Booster. 
Berikut cara menambah RAM menggunakan Flashdisk di Windows 7:
1. Hubungkan dahulu flashdisk yang ingin kamu jadikan RAM
2. Buka My Computer, lalu klik kanan pada pilihan device kamu lalu properties
3.Pilih tab Ready Boost
4. Pilih Use this device, lalu kamu bisa atur berapa besar kapasitas yang akan kamu gunakan sebagai RAM. Setelah itu Apply, lalu Ok
Cara menambah RAM menggunakan Flashdisk di Windows 7 ini juga tidak sembarang Flashdisk bisa digunakan, yaitu: Flashdisk yang menggunakan sistem NTFS, FAT16 atau FAT32, serta memiliki ruang kosong minimal 235 Mb.2. Memiliki kemampuan untuk melakukan read 2.5 Mb/s dan write 1.75 Mb/s3. Memiliki waktu akses data 1 milidetik atau lebih cepat lagi.
Untuk Flashdisk yang digunakan sebaiknya yang memang sudah direkomendasikan untuk readyboost seperti SanDisk Cruzer, Verbatim Store n Go, Edge DiskGo, Corsair Flash Voyager, Lexar Lighting, Transcend JetFlash, Crucial Gizmo, Imation Swivel Pro, PNY Mini Attache, HP v125w, karena apabila tidak Flashdisk tersebut tidak kuat, maka bisa mengakibatkan kerusakan pada FlashDisk. Selamat mencoba.





sumber:

Monday, March 9, 2015

Cara Menambah Ukuran RAM Komputer atau Laptop Dengan Memanfaatkan Harddisk




Cara Menambah Ukuran RAM Komputer atau Laptop Tanpa Software

RAM atau Random Acces Memory bagian hardware komputer yang berfungsi menjalankan program-program di komputer selama komputer menyala. Semakin besar kapasitas atau ukuran RAM, maka program yang dijalankan bisa semakin banyak dengan lancar. RAM komputer atau laptop biasanya berukuran 1 GB hingga 32 GB. Sekalipun ada yang lebih, itu adalah hasil rakitan.

Untuk agan yang merasa komputernya hanya memiliki RAM kecil dan ingin memainkan game berat tanpa lag, ane punya sebuah trik menambah kapasitas RAM dengan mudah. Metodenya adalah kita mengambil sedikit bagian Hard Disk (HDD) untuk dijadikan RAM virtual.

Begini Caranya:



1. Klik Start => Klik kanan Computer => Properties

Cara Menambah Ukuran RAM Komputer atau Laptop Tanpa Software

2. Kemudian klik Advanced system settings

Cara Menambah Ukuran RAM Komputer atau Laptop Tanpa Software

3. Pada tab Advanced, klik Settings...

Cara Menambah Ukuran RAM Komputer atau Laptop Tanpa Software

4. Pada tab Advanced yang selanjutnya, klik Change...


5. Uncheck Automatically manage paging file size for all drivers

Cara Menambah Ukuran RAM Komputer atau Laptop Tanpa Software

Pilih partisi HDD yang ingin dijadikan memori RAM virtual. Pada gambar diatas, Local Disk E: memiliki 65462 MB, ane akan mengalokasikan 4000 MB (Initial size) dan 8000 MB (Maximum size). Langkah terakhir, klik OK danrestart komputer.


Coba jalankan aplikasi yang tadinya berat, setelah mengatur virtual RAM pasti akan lebih ringan dijalankan. Pelajari lebih lanjut mengenai virtual memory di situs resmi Windows.





sumber:

Penyebab dan Ciri-ciri RAM Rusak

Seperti pada jenis hardware komputer lainnya,memory RAM adalah salah satu hardware yang paling sering mendapat masalah.Banyak hal yang bisa menyebabkan sebuah RAM menjadi rusak. Salah satunya adalah konsleting listrik yang terjadi disaat seseorang memasang RAM pada motherboard.

Terkadang seorang teknisi komputer berpengalaman akan melepas dan memasang memori RAM tanpa memutus aliran listrik.Beberapa bahkan tanpa mematikan komputernya.Jangan ditiru, karena mereka memang sudah sangat terbiasa. Karena, Sedikit saja terjadi kesalahan saat melepas atau memasang memory (saat listrik masih mengalir pada) motherboard, bisa menyebabkan kerusakan RAM dengan seketika(sedikit persen bahkan total).
Walaupun memory RAM sudah dilengkapi dengan nocth, jika anda tidak terbiasa, jangan pernah lakukan itu.

Masalah masalah umum lainnya yang bisa menyebabkan RAM rusak adalah: 

  • Ketidakstabilan daya listrik.
  • Terlalu sering melakukan overclocking.
  • RAM kepanasan akibat hardware lain.
  • Karena pemakaian komputer yang terlalu maksa.
  • Kesalahan penanganan RAM.
  • Adanya kotoran (korosi) pada pin atau slot RAM pada motherboard.Mungkin saja RAM tidak rusak,namun terhambatnya aliran listrik akibat korosi bisa membuat RAM seolah rusak.
  • Kemungkinan Memori RAM sudah rusak sebelum dipakai juga bisa walaupun kecil kemungkinannya,untuk itulah perlu meminta garansi pada saat membelinya.
Dari beberapa penyebab kerusakan diatas,tidak serta merta akan membuat RAM rusak total. RAM dibuat dari penggabungan beberapa set, RAM seringkali mengalami kerusakan secara perlahan hingga 100%.
Walaupun ada kerusakan RAM yang masih tergolong ringan,tentu akan terasa jika kita sudah terbiasa menggunakan komputer tersebut. Misalnya saja menurunnya performa komputer secara drastis(komputer menjadi lambat), sering restart sendiri, komputer sering hang hingga komputer mejadi tersendat sendat saat menjalankan aplikasi.

Secara fisik kerusakan pada RAM seringkali ditandai dengan:

  • Komputer mengeluarkan bunyi saat booting.
  • Terjadi bluescreen saat instalasi windows.
  • Pada akibat yang lebih parah dari kerusakan RAM, Komputer tidak akan bisa booting dengan ditandai oleh suara "BEEP" yang berulang ulang.

Namun untuk memastikan apakah RAM benar benar rusak perlu beberapa langkah diagnosa.
Bisa jadi akibat akibat yang ditimbulkan diatas hanya gara gara slot RAM kurang terpasang dengan baik atau ada korosi pada PIN RAM.
Caranya: Matikan komputer kamu dengan cara melepas stop kontak listrik.Copot seluruh memori RAM (jika lebih dari 1 set),bersihkan kaki kaki (pin) dan pasang RAM kembali.Selain itu,periksa juga seluruh kabel kabel yang menghubungkan hardware dengan PSU (power suplay).
Jika tanda tanda kerusakan diatas belum teratasi,kemungkinan RAM kamu memang benar benar sudah koit.Cobalah untuk mencari pinjaman RAM yang nganggur punya teman,tapi pastikan dulu jika RAM tersebut kompatibel dengan motherboard komputer kamu.Jika masalah masalah komputer kamu langsung beres,jangan segan lagi untuk mengganti RAM tersebut.

Namun bagaimana jika masalah belum beres?,,,,,tentu saja kerusakan yang terjadi bukan diakibatkan oleh memori RAM.Bisa saja masalah yang ada tersebut disebabkan oleh gangguan (kerusakan kecil) pada PSU,sehingga kinerja RAM terganggu.Maka untuk memastikannya, kamu juga perlu untuk memeriksa kelayakan power supply komputer.







sumber:
www.spiderbeat.com

Cara Memasang VGA Card Eksternal

Kamu suka bermain game di laptop dan termasuk seorang maniak game juga ?? Nah, kali ini ada solusi untuk kamu para gamer yang suka main game di laptop. Salah satu kendala jika bermain game di laptop adalah VGA Card yang tidak mendukung atau pun kapasitas terbatas. Dan jika kamu salah seorang gamer dengan pengguna  laptop lama, tidak ada salahnya kamu coba untuk melakukan pemasangan vga external ini. Ok, langsung saja, kamu perhatikan langkah berikut ini.

1. Kamu membutuhkan sebuah adaptor express card, sebuah VGA Card ( NVIDIA atau ATI ) dengan kapasitas tergantung dengan kamu dan sebuah komponen pendukung yang penting yaitu PCIe Adapter.

Jika kamu belum kenal dengan PCIe Adapter, maka ini adalah perangkatnya. Kalau mau tau lebih lanjut, silahkan kamu klik saja link dibawah gambar.

PCIe PE4L (Passive Adapter v1.5 )

PCIe PE4H ( Passive Adapter v2.4)

PCIe PE4L ( PCI Adapter v2.1 )
2. Kamu hubungkan VGA Card, express card adapter dan kabel power supply ke slot PCIe. Kali ini akan dipakai PCIe dengan tipe PE4H ( gambar no 2 ). Lihat pada gambar berikut.

step 1
Satu set PE4H dengan Power supply slot

step 3 

3. Dan kamu jangan lupa untuk menghubungkan ujung kabel power supply dari PCIe tadi ke power supply kamu. Setelah itu kamu hubungkan port VGA pada VGA Card ke LCD atau monitor PC kamu. Sebelumnya kamu lakukan cek VGA Card dengan menghidupkan power supply dan kamu hidupkan saklar kecil pada slot power supply. Lihat pada gambar dibawah ini.

step 6

4. Langkah selanjutnya adalah menghubungkan Express Card Adapter ke slot express card yang berada di laptop kamu. Lihat pada gambar.

step 7

5. Selanjutnya, kamu atur tampilan di LCD atau monitor yang sudah terhubung dengan VGA tadi. Lihat pada gambar dibawah ini. Dan kamu pun sudah dapat memainkan game berat dilaptop kamu dengan VGA external ini.

step 8

Jika kamu ingin melihat performa grafis, kamu langsung klik kanan pada computer dan pilih properties. Maka akan muncul system rate untuk performa grafis yang kamu miliki.

OK, Selamat mencoba






sumber:

Sunday, March 8, 2015

Ciri-ciri Kerusakan VGA Laptop dan Solusinya

VGA adalah singkatan dari Video Graphics Adapter, merupakan piranti hardware yang berfungsi untuk merubah tanda media digital dari computer jadi penampilan grafik di monitor monitor.

Apabila anda alami permasalahan pada vga laptop yang sama juga dengan gejala-gejala di bawah ini jadi Anda dapat coba solusi untuk dapat memperbaikinya atau lakukan pergantian hardware yang memanglah telah rusak. 
Video Graphics Adapter,

Ciri-ciri Kerusakan

Tak ada penampilan dan nampak ciri-ciri aneh serta random di monitor

Cara Mengatasi
Ciri-ciri aneh dilayar ini kerap diketemukan pada laptop memakai VGA NVIDIA. Sony yang kerap memakai ini, tahu persis perihal permasalahan ini serta anda mempunyai peluang untuk melakukan perbaikan laptop Anda tanpa ada dikenai cost bila laptop Anda yaitu Sony.
Pilihan lain yaitu dengan menggantinya jika card video terpisah.

Ciri-ciri Kerusakan

Garis jalan lewat logo dilayar laptop, saat Anda star Laptop ada jalur jalan lewat logo produsen. Windows tak dapat loading. Garis yang sama jalan lewat logo nampak pada monitor eksternal. Kemungkinan pemicu kegagalan pada video card.

Cara Mengatasi
Apabila ada garis jalan lewat logo pada monitor laptop internal ataupun eksternal, besar kemungkinan laptop mempunyai video card yang sudah rusak. Bila video card modul diskirt, Anda bisa coba reseating kartu. Cabut dari motherboard serta plug kembali karena mungkin saja kegagalan ini berlangsung lantaran koneksi yang jelek pada video card serta motherboard.
Jika cara barusan gagal, Anda mesti ganti video card, dalam umumnya laptop video card terintregrasi ke motherboard. Jadi untuk ini Anda butuh lakukan reflow atau reball supaya ditukar dengan cara terpisah.

Ciri-ciri Kerusakan

Laptop terjatuh sampai monitor jadi putih. Video pada monitor eksternal bkerja dengan baik namun monitor laptop cuma tunjukkan warna putih tak ada yang lain, mungkin saja pemicunya yaitu lantaran kabel vidoe lepas dari monitor LCD atau Monitor LCD alami rusaknya.

Cara Mengatasi
Check koneksi pada kabel vidoe serta monitor LCD. Ada kemungkinan bahwa kabel video terputus saat laptop jatuh. Setelah itu sambungkan kembali kabel video serta yakinkan kabel video dalam situasi baik selama jalan turun ke konektor dibagian belakang monitor.
Bila menghubungkan kembali kable tak menolong, kemungkinan besar yaitu monitor LCD rusak disebabkan terjatuh serta mesti ditukar.

Ciri-ciri Kerusakan

Gambar di monitor LCD laptop sangatlah kacau baik pada monitor internal ataupun eksternal. Dalam sebagian masalah gambar kacau nampak ketika laptop dinyalakan, dalam masalah lain video bekerja dengan baik dalam safe mode namun tak dalam mode normal. Namun gambar senantiasa tidak berhasil pada ke-2 monitor internal serta monitor eksternal. Meng-install lagi driver video tak menangani permasalahan jadi kemungkinan pemicunya yaitu kegagalan berbagi memori atau video card rusak

Cara Mengatasi
Bila laptop memakai berbagid memori video (sisi dari memori paling utama yang dipakai untuk kepentingan video), mungkin saja saja bahwa modul RAM rusak. Lakukan Memtest86+ apabila tes tidak berhasil jadi ubahlah modul RAM.
Uji laptop Anda dengan modul RAM yang masih tetap baik untuk mencari tahu apakah itu melakukan perbaikan permasalahan.
Bila memori baru tak menangani permasalahan besar kemungkinan video card rusak. seperti yang sudah disebutkan pada awal mulanya umumnya laptop video card terintegrasi kedalam motherboard, jadi pada awal mulanya kerjakan terlebih dulu reflow atau reball.

Ciri-ciri Kerusakan

Dimuka start laptop menampilkan sebagian ciri-ciri acak pada monitor dengan logo perusahaan, ciri-ciri acak menyebar di semua monitor serta nampak selekasnya sesudah Anda start laptop. Anda bisa membedakan garis vertikal atau ciri-ciri acak dapat diprediksikan pemicunya yaitu lantaran kegagalan berbagid memori video, rusaknya video card atau rusaknya LCD Monitor.

Cara Mengatasi
Bila laptop Anda yaitu shared memori video (sisi dari memori paling utama yang dipakai untuk kepentingan video), coba ganti modul memori dengan yang baik untuk lakukan pengujian pada laptop.
Uji laptop dengan monitor eksternal, bila ciri-ciri acak nampak di monitor baik internal ataupun eksternal, besar kemungkinan permasalahan Anda berhubung dengan vidoe card, serta jika yaitu add on silakan ubah. Namun bila vidoe card onboard kerjakan reflow atau reball chip.
Bila ciri-ciri acak cuma nampak di laptop LCD screen namun pada monitor eksternal bekerja normal, besar kemungkinan itu berkenaan dengan monitor LCD, jadi Anda dianjurkan untuk ganti monitor.
Laptop Rusak Pada VGA kebanyakan terjadi pada jenis laptop gaming, Laptop yang memiliki VGA Shared atau Dedicated ATi, Nvidia, Atau Laptop Dengan processor AMD dan VGA Ati. Untuk laptop ber chipset intel, VGA Intel jarang sekali. VGA Dedicated Vram 512MB sd 2GB Ati Radeon HD 3200, 3400, Ati HD 4200, 6 Series, 7 Series, Sering terjadi kendala pada VGA. Kebanyakan harus dilakukan reballing VGA atau penggantian Part VGA nya


Indentifikasi Kerusakan VGA Laptop.
Gambar pada LCD Laptop Pecah, Bergaris, atau tidak ada gambar sama sekali. ( Blank ) 
Untuk Gambar pecah, bergaris ada kemungkinan lain bisa di lcd bisa di vga. Konsultasikan ke  tempat service Laptop

Solusi Laptop gaming ( vga dedicated ) tahan lama.
pengaruh utama memang di suhu, jadi gunakan coolpad yang 1 fan besar untuk mengurangi panas dalam laptop atau bila perlu gunakan cooling external yang dipasang di tempat pembuangan fan. Batasi penggunaan Laptop berVGA jangan sampai lebih dari 5 sd 10 jam pemakaian tanpa henti untuk rendering atau main game berat. Selalu perhatikan kebersihan fan, dan sirkulasi di headsink lancar, dan tiap beberapa bulan selalu ganti thermal paste yang bagus.










sumber:

Cara Memperbaiki Vga

Cara Memperbaiki Vga - Seringkali dijumpai kasus kerusakan perangkat keras penghasil gambar yang satu ini. Mulai dari paling sederhana seperti tampilan tidak sempurna hingga paling parah berupa mati total. Namun adakah tips atau cara memperbaiki Vga laptop/Pc sederhana dan tentu saja mudah untuk dilakukan? Artikel berikut mungkin dapat dijadikan referensi.


Vga


VGA atau Video Graphics Adapter merupakan salah satu perangkat keras komputer yang berfungsi menerjemahkan tampilan ke layar monitor (sumber: anneahira).

Dari pengertian diatas tentu saja dapat ditarik kesimpulan bahwa jika perangkat tersebut tidak berfungsi dengan baik atau bahkan mengalami kerusakan parah, mengakibatkan tidak tampilnya gambar/visual pada layar laptop atau Pc desktop.

Dari beberapa informasi yang dikumpulkan bahwa kerusakan pada vga terutama disebabkan oleh faktor suhu panas yang berlebihan. Jadi sangat disarankan untuk tetap menjaga performa pendingin pada laptop atau Pc desktop agar umur pakai dari perangkat tersebut lebih panjang.

Kembali ke pokok permbahasan, kali ini studi kasusnya pada VGA laptop ASUS M50Sv yang saya gunakan sendiri. Seri dari VGAnya yaitu Gforce 9500M Gs (dedicated).

Ketika sedang digunakan bermain games berat tiba-tiba laptop mengalami Hang (mati) mendadak. Kemudian ketika dicoba menghidupkan ulang ternyata gambar tampilan menjadi berserakan dan tidak fokus (Artefak). Alhasil setelah di diagnosa tukang servis ternyata VGA dinyatakan tutup usia dan harus diservis.

Proses servis dilakukan dengan merogoh kocek senilai Rp300.000 rupiah, dan laptop kembali normal. Ketika diamati pada bagian Vga yang diservis tersebut, mereka (Tukang servis) hanya melakukan pemanasan pada Chip (IC).
Laptop kembali dapat dioperasikan dengan normal ditambah rasa gembira karena tidak harus menebus Vga baru yang nilainya berkisar Rp1.700.000 rupiah. Hitung-hitung lumayan dengan asumsi nilai Laptop yang sudah berusia 3 tahun keatas.

Namun permasalahan kembali terulang setelah laptop digunakan selama kurang dari satu minggu, layar kembali bermasalah dengan tidak menampilkan gambar apapun.

Perburuan melalui Om Google pun dilakukan, akhirnya menemukan sebuah forum komunitas penggila PC dimana melakukan pembahasan seputar cara memperbaiki Vga laptop/Pc yang bermasalah.

Kesimpulan dari pembahasan tersebut, dituangkan dalam tulisan berikut : 

Cara memperbaiki Vga

Prinsip Kerja :
Vga akan dipanaskan dalam suhu tertentu, dengan asumsi kerusakan Vga disebabkan oleh bola-bola timah pada kaki Ic yang sudah tidak bekerja dengan baik. Dengan pemanasan diharapkan akan kembali memaksimalkan fungsi dari timah- timah tersebut.

Hal ini seharusnya akan lebih maksimal jika menggunakan Oven listrik, namun bagi yang tidak memilikinya dapat menggunakan tehnik berikut.

Bahan yang diperlukan:
1. Vga laptop yang bermasalah/rusak
2. Cairan Siongka/Flug. Berupa cairan yang berbahan damar biasa digunakan pada tehnisi handphone untuk melumasi Ic yang dipanaskan. Bisa dibeli ditoko-toko repair ponsel.

Siongka


3. Rantang atau mangkok besi/panci sebagai tempat memanaskan VGA
4. Kompor Gas
5. Alumunium Foil dari kertas rokok.

Langkah selanjutnya :
1. Siapkan bola-bola dari alumunium foil, hal ini dimaksudkan untuk memberi jarak antara lantai panci dengan Vga. Beri alas bola-bola tersebut pada keempat sudut Vga yang akan dipanaskan.
2. Lumasi seluruh bagian Vga terutama dibawah IC dengan cairan Siongka/Flug. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah pencairan timah serta melindungi komponen Vga dari panas berlebih.
3. Masukkan Vga yang telah diberi cairan siongka/flug serta telah dialasi dengan bola-bola alumunium foil kedalam panci.
4. Lakukan pemanasan dengan kompor gas, pada proses ini sangat memerlukan kehatihatian. Jika gagal Vga akan terbakar. Lakukan pemanasan dengan durasi 3 menit awal. kemudian coba pasang pada perangkat dan lihat hasilnya.
Jika belum memberikan hasil coba kembali dengan menambah durasi pemanasan lebih lama, mulai dari 3 menit, 4 menit, 5 menit. 

Cara memperbaiki Vga

Tehnik diatas ternyata memberikan solusi yang Mujarab, hampir 4 bulan digunakan Vga tidak mengalami kendala apapun.

Penting :
1. Tehnik diatas hanyalah hasil eksperimen penulis, belum bisa dipastikan memberikan hasil yang sama dengan percobaan yang dilakukan rekan-rekan lain. Jadi resiko ditanggung sendiri, alangkah baiknya mencoba eksperimen dengan perangkat yang memang benar-benar sudah tidak terpakai (Lowrisk).

Selamat mencoba dan semoga berhasil.





sumber:

www.pelangibiru.net

Mengatasi Kerusakan Sistem Operasi Windows


Meskipun kemampuan sistem operasi Windows (Windows 95/98/ME/2000/XP, NT) dalam hal keamanan (security), multiuser, multitasking, atau dalam hal interprocess communication tidak sebaik dan sehandal sistem operasi lain, khususnya operating system yang berbasis jaringan seperti SCO Unix, Linux, SunOS, atau FreeBSD, ternyata masih ada beberapa hal yang dapat dibanggakan pada sistem operasi buatan Microsoft itu, yaitu salah satunya adalah kemudahan untuk mengantisipasi dan mengatasi setiap gangguan atau kerusakan yang terjadi, baik itu kerusakan yang diakibatkan oleh kesalahan yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja. Dengan begitu, apabila suatu saat nanti Windows bermasalah atau katakanlah rusak, maka siapa pun yang menggunakannya dimungkinkan untuk dapat mengatasinya sendiri tanpa perlu menginstal ulang (reinstall), memanggil tenaga ahli, mengkonsultasikannya kepada orang lain,
apalagi sampai harus membawanya ke tempat servis komputer. Itulah dua hal penting yang menjadi substansi pembahasan dalam artikel ini, yaitu bagaimana cara memanfaatkan kelebihan yang dimaksud tadi untuk mengantisipasi dan mengatasi kerusakan sistem operasi Windows. Diharapkan bahwa dengan penjelasan ini, rekan-rekan pembaca menjadi berani dan mampu untuk mengatasi sendiri bilamana terjadi kerusakan pada sistem operasi komputernya. Untuk kedua hal tersebut, simaklah penjelasan berikut.




Mengantisipasi Kerusakan Sistem Operasi
Sebagaimana diketahui, Windows adalah suatu sistem operasi berbasis GUI (Graphical User Interface) yang diproduksi oleh Microsoft. Bila dibandingkan dengan sistem operasi lain, Windows lebih mudah dioperasikan berkat interfacenya yang sangat mudah dipahami dan di mengerti (user-friendly). Namun sialnya, dibalik semua kemudahan itu ternyata Windows juga memiliki sifat-sifat lain yang kurang begitu baik: tidak stabil, tidak aman, mudah terinfeksi virus, dan sering macet (hang). Kemudian, satu hal yang paling menjengkelkan lagi adalah, file-file sistem Windows "seolah-olah" bisa rusak tanpa sebab yang jelas. Oleh karena itu, jika Anda tidak ingin pekerjaan Anda menjadi terbengkalai karena sistem operasi Windows yang Anda gunakan sering hang atau rusak, lakukanlah proses antisipasi. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

1. Pertama-tama, periksa bahwa Windows Anda sudah dalam keadaan baik (normal) dan bebas virus. Kemudian, pastikan juga bahwa semua program-program aplikasi yang Anda perlukan sudah terinstal dan bekerja dengan benar, termasuk driver-driver untuk perangkat keras (Printer, Modem, Sound Card, VGA Card, Ethernet, Scanner, CD-ROM).

2. Lakukan proses backup. Dalam hal ini, file-file yang dibackup adalah file-file yang berekstensi *.INI dan *.DAT yang ada di dalam direktori C:\WINDOWS. Caranya membackupnya adalah:
2.1. Masuk ke dalam modus MS-DOS
2.2. Buat direktori baru untuk menampung file-file yang akan dibackup tadi. Sebagai contoh, jika Anda ingin membuat sub direktori baru bernama BACKUP di dalam direktori C:\WINDOWS, maka dari prompt DOS ketik perintah MD BACKUP
2.3. Dari dalam direktori C:\WINDOWS, kopi semua file yang berekstensi .INI ke dalam sub direktori yang telah Anda buat tadi. Untuk mengkopinya, ketik perintah COPY *.INI BACKUP
2.4. Masih dari dalam direktori C:\WINDOWS, ketik perintah ATTRIB -S -H -R *.DAT untuk menormalkan atribut file-file berekstensi .DAT yang akan dibackup, khususnya untuk file USER.DAT dan SYSTEM.DAT. Setelah itu, kopikan kedua file tersebut ke dalam sub direktori BACKUP dengan mengetik perintah COPY *.DAT BACKUP. Bila sudah selesai, kembalikan status atribut file-file yang Anda normalkan tadi dengan mengetik perintah ATTRIB +S +H +R *.DAT

3. Backup setting registry Windows yang sedang aktif pada saat itu. Karena Anda masih berada dalam modus MS-DOS, maka cara membackupnya adalah:
3.1. Dari prompt DOS, ketik perintah SCANREG



Gambar 1. Proses scanning registry



Gambar 2. Laporan hasil proses scanning registry

3.2. Jawab pertanyaan yang muncul pada Gambar 2 di atas dengan mengklik tombol Yes


Gambar 3. Proses backup registry



Gambar 4. Proses backup registry selesai

4. Supaya lebih yakin, Anda juga bisa membackup setting registry Windows dengan cara lain, yaitu dengan menyimpannya ke dalam suatu file khusus berekstensi .REG. Caranya adalah:
4.1. Klik tombol Start > Run
4.2. Dari dalam kotak dialog Run, ketik perintah REGEDIT lalu akhiri dengan mengklik tombol OK



Gambar 5. Tampilan program Regedit (Registry Editor)


4.3. Dari dalam jendela program Registry Editor, klik menu Registry > Export Registry File. Setelah itu, tentukan nama filenya lalu simpan ke dalam direktori yang sudah Anda buat tadi, yakni di C:\WINDOWS\BACKUP.

Sampai pada tahap ini Anda telah selesai membackup semua file-file sistem dan setting registry Windows Anda. Oleh karena itu, pastikanlah untuk selalu mengupdatenya setiap kali Anda nanti melakukan perubahan (menginstal driver dan atau program-program aplikasi lainnya), yakni dengan cara mengulangi semua instruksi yang dijelaskan di atas.

Mengatasi / Memperbaiki Kerusakan Sistem Operasi
Secara umum, penyebab kerusakan sistem operasi Windows adalah hampir sebagian besar diakibatkan oleh beberapa hal-hal sebagai berikut:

- Komputer mati secara tiba-tiba karena listrik padam
- Komputer terlalu sering dimatikan tanpa melalui proses Shut Down
- Proses instalasi gagal (tidak sempurna)
- File-file sistem Windows terinfeksi virus
- Program antivirus mencoba memperbaiki file-file sistem Windows yang terinfeksi virus
- Setting registry Windows berubah (kacau)
- File-file sistem Windows hilang (terhapus)

Beberapa petunjuk yang menyiratkan bahwa sistem operasi Windows telah mengalami suatu gangguan yang sangat serius dan fatal akibat adanya file sistem yang rusak dapat dilihat dari pesan kesalahan (error messages) seperti terlihat pada gambar di bawah ini.


Gambar 6. Pesan kesalahan bahwa sistem Windows rusak


Gambar 7. Pesan kesalahan bahwa sistem Windows rusak


Gambar 8. Pesan kesalahan bahwa sistem Windows rusak

Nah, jika suatu hari nanti Windows Anda rusak, atau terganggu akibat salah satu dari kemungkinan yang disebutkan di atas, Anda tidak perlu panik, yang perlu Anda lakukan hanyalah mengembalikan (merestore) file-file sistem dan setting registry yang sudah Anda backup tadi dan mencoba menjalankan utility ScanDisk dan System File Checker (SFC) yang disediakan oleh Windows. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

1. Restart komputer Anda ke dalam modus MS-DOS.

2. Dari prompt DOS, ketikkan perintah di bawah ini:
2.1. C:\WINDOWS> ATTRIB -S -H -R *.DAT
2.2. DEL USER.DAT
2.3. DEL SYSTEM.DAT
2.4. C:\WINDOWS> COPY C:\WINDOWS\BACKUP\*.DAT
2.5. C:\WINDOWS> COPY C:\WINDOWS\BACKUP\*.INI

3. Restart sekali lagi komputer Anda untuk masuk ke dalam modus Windows, kemudian perhatikan apakah cara pada titik No. 2 di atas telah dapat mengatasi masalah yang Anda hadapi. Jika ternyata belum berhasil, Anda bisa melanjutkannya ke titik No. 4.

4. Boot komputer Anda ke dalam modus MS-DOS. Setelah itu, periksa setting registry Windows dengan mengetik perintah SCANREG. Untuk memulai, pilih menu Start seperti terlihat pada Gambar 9.


Gambar 9. Tampilan program SCANREG dalam modus MS DOS

Jika dalam pemeriksaan memang ditemukan adanya kerusakan, maka program akan melaporkan bahwa telah terjadi kerusakan pada file-file sistem Windows. Dalam hal ini, program akan mencoba memperbaikinya dengan cara merestore setting registry asli yang sudah Anda backup sebelumnya seperti terlihat pada Gambar 10.


Gambar 10. Pesan setelah proses restore selesai

5. Restart komputer ada untuk masuk ke dalam modus Windows, kemudian perhatikan apakah sekarang sistem Anda sudah lebih baik dari yang sebelumnya? Jika ternyata belum berhasil juga, Anda bisa melanjutkannya ke titik No. 6.

6. Dari dalam modus Windows, klik tombol Start > Run. Setelah itu ketik perintah REGEDIT lalu OK.
6.1. Dari dalam jendela program Regedit, klik menu Registry > Import Registry File.
6.2. Tentukan direktori tempat di mana Anda menyimpan file setting registry yang Anda backup sebelumnya. Dalam contoh ini, file setting registry yang dibackup adalah bernama REGISTRY.REG, file ini tersimpan di dalam direktori C:\WINDOWS\BACKUP.
6.3. Jika file setting registry sudah ditemukan, klik ganda file tersebut untuk memulai proses import. Kemudian tunggu beberapa saat sampai proses mengimport selesai.


Gambar 11. Tampilan proses mengimport registry


Gambar 12. Pesan bahwa setting registry yang asli telah selesai diimport

6.4. Setelah proses import selesai, restart sekali lagi komputer Anda, kemudian perhatikan apakah cara tersebut sudah berhasil? Jika ternyata masih belum berhasil juga, lanjutkan ke titik No. 7.

7. Dari dalam modus Windows, klik tombol Start > Run. Kemudian, ketik perintah SFC untuk menjalankan program System File Checker.


Gambar 13. Tampilan program SFC (System File Checker)

Segera setelah jendela program SFC terbuka, Anda bisa langsung mengklik tombol Start untuk memulai proses pemeriksaan file-file sistem Windows yang rusak. Dalam hal ini, proses pemeriksaan akan berlangsung cukup lama. Oleh karena itu, tunggulah sampai proses scanning benar-benar selesai.


Gambar 14. SFC sedang melakukan proses scanning


Gambar 15. Laporan statistik hasil pemeriksaan

Dari Gambar 15 di atas, dapat disimpulkan bahwa semua file sistem Windows dalam keadaan baik, SFC tidak menemukan ada yang rusak. Namun, jika Anda merasa bahwa masih ada sesuatu yang tidak beres pada Windows Anda, Anda masih bisa melakukan penelusuran dan sekaligus memperbaikinya dengan cara menjalankan program SCANDISK. Petunjuk atau cara menggunakannya dijelaskan pada titik No. 8.

8. Klik tombol Start > Run lalu ketik perintah SCANDISK. Setelah itu, dari dalam program ScanDisk, klik tombol Options untuk memastikan bahwa pilihan Areas of the disks to scan sudah dalam posisi System and data areas. Opsi ini perlu dipilih agar program ScanDisk memeriksa dua hal sekaligus, yakni lokasi (area), file-file sistem dan file data yang ada di dalam hard disk komputer Anda. Setelah itu, kembalilah ke jendela program utama ScanDisk lalu aktifkan opsi Thorough dan Automatically fix errors pada bagian Type of test. Dan, sebelum Anda mengklik tombol Start, pastikan bahwa tidak ada program-program aplikasi lain yang sedang melakukan operasi read/write ke dalam hard disk. Untuk memulai proses pemeriksaan dan perbaikan, klik tombol Start lalu tunggu sampai proses "scanning and repairing" benar-benar selesai.

Penutup
Dari hasil uji coba yang penulis lakukan selama ini, sudah terbukti bahwa semua langkah-langkah yang diuraikan di atas cukup ampuh untuk mengatasi kerusakan Windows. Dengan cara yang sama kami persilahkan Anda untuk mengimplementasikannya. Mudah-mudahan berhasil!





sumber: