Friday, July 24, 2015

Cara Melihat Spesifikasi Laptop Di Windows 7

Sebelum membeli laptop hendaknya teman-teman terlebih dahulu harus mengetahui spesifikasi laptop tersebut. Sesuaikan spesifikasi laptop dengan kebutuhan dan budget anda. Biasanya spesifikasi yang tinggi di butuhkan oleh para pecinta game dan orang yang terjun langsung di bidang multimedia.


Lalu apakah anda tau spesifikasi laptop yang anda miliki sekarang? kalau belum tau cara melihat spesifikasi laptop, berikut caranya :

1. Klik Start, pada kotak pencarian ketikkan dxdiag. Kemudian akan muncul layar kerja seperti gambar di bawah ini. Spesifikasi laptop anda akan ditampilkan secara lengkap, dan anda dapat melihat detail laptop yang anda miliki.




Sangat gampang kan caranya. Tetapi apabila teman-teman tidak mengetahui caranya, pasti akan terasa sulit.

Sangat penting untuk mengetahui spesifikasi laptop yang kita miliki. Karena dengan mengetahui spesifikasinya, nantinya kita dapat membandingkan laptop yang kita miliki dengan laptop teman kita, mulai dari perbandingan kapasitas RAM, kecepatan CPU, OS yang digunakan, merk laptop dan lainnya. Apabila ada teman kita yang menanyakan tentang spesifikasi laptop yang kita miliki, diharapkan teman-teman bisa menjelaskannya secara detail.






sumber:
www.gudangilmukomputer.com

Cara Menghemat Baterai Laptop

1. Baiklah berikut ini ada beberapa Tips Menghemat Baterai Laptop 





1. Bersihkan Laptop Secara Teratur
Banyak pengguna laptop yang malas membersihkan laptopnya. Hal ini seringkali membuat lubang ventilasi laptop tersumbat oleh debu dll. Tersumbatnya lubang ventilasi ini membuat laptop cepat panas dan memaksa fan (kipas) bekerja lebih keras. Tentu saja ini membuat baterai laptop kamu lebih cepat habis. Untuk menghindarinya, pastikan kamu rajin membersihkan laptop terutama di daerah lubang ventilasinya.

2. Matikan Wireless Card
Wireless card sangat menguras habis power dari baterai laptop, bahkan ketika kamu tidak terhubung dengan koneksi Wi-Fi. Jika memang tidak sedang dibutuhkan, pastikan kamu mematikan Wireless Card laptop kamu.

3. Turunkan Brightness Layar
Kecerahan layar laptop memakan cukup banyak power baterai. Menurunkan brightness layar laptop walaupun satu atau dua level bisa membuat baterai laptop kamu lebih awet.

4. Gunakan Sleep Mode
Proses dinyalakannya laptop cukup memakan banyak power baterai. Untuk mengakalinya, kamu bisa menggunakan sleep mode saat mematikan laptop. Ketika laptop berada di sleep mode, laptop menggunakan energi baterai yang sangat rendah. Semua file dan program yang sedang terbuka akan disimpan di memori sementara. Ketika kamu menyalakannya lagi, file dan program tersebut akan langsung siap untuk digunakan. Selain menghemat waktu, sleep mode juga bisa menghemat penggunaan baterai. Tetapi ingat, trik ini hanya efektif jika kamu berencana menggunakan laptop beberapa waktu setelah laptop dimatikan. Jika kamu ingin mematikan laptop dalam jangka waktu lama, gunakan menu shutdown seperti biasa.

5. Lakukan Pengaturan Power-Savings
Hampir di setiap sistem operasi pasti ada menu pengaturan power-savings. Aturlah setiap fitur power-savings tersebut dan sesuaikan dengan kebutuhan kamu. Misalnya kapan layar akan diredupkan atau dimatikan, kapan hardisk akan dimatikan, dll. Pengaturan yang tepat sesuai dengan kebutuhan bisa membuat baterai laptop menjadi lebih awet dan tahan lama.

6. Bersihkan Baterai
Kutub baterai seringkali kotor karena berbagai debu dan kotoran. Hal ini bisa mengurangi efektifitas dan efisiensi baterai. Bersihkan bagian logam kutub baterai dengan menggunakan kapas yang dibasahi dengan sedikit alkohol.

7. Tutup Program yang Tidak Perlu
Seringkali kita membuka banyak program yang tidak kita gunakan. Bahkan mungkin ada juga berbagai proses yang tidak kita butuhkan berjalan secara background. Mematikan program dan proses yang tidak perlu tersebut bisa membantu mengurangi penggunaan baterai laptop secara signifikan.

8. Defrag Hardisk
File yang terfragmentasi membuat hardisk bekerja dengan lebih keras. Hardisk harus menemukan file yang terpecah tersebut dan menyatukannya ketika diakses. Hasilnya, hardisk akan memerlukan power baterai yang lebih besar. Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan defrag hardisk ketika laptop kamu sedang terhubung dengan power listrik. Ingat, jangan melakukan defrag saat laptop tidak terhubung dengan listrik. Proses defrag memerlukan power yang cukup besar dan bisa membuat power baterai laptop habis dalam waktu singkat.

9. Cabut Perangkat USB
Pastikan kamu mencabut perangkat USB yang sudah tidak dibutuhkan. Misalnya saja kamu mengcopy file dari flashdisk atau hardisk ekternal, cabut perangkat tersebut sesaat setelah mengcopy file. Setiap perangkat USB membutuhkan power dan bisa membuat baterai laptop kamu cepat habis.

10. Hindari Menggunakan CD/DVD
CD/DVD-ROM sangat haus akan power baterai. Jika memang tidak dibutuhkan, sebaiknya kamu tidak menggunakan CD/DVD-ROM. Pastikan juga tidak ada CD/DVD yang tertinggal di dalam CD/DVD-ROM walaupun kamu tidak menggunakannya.

Laptop jangan terlalu sering dicharger, karena itu akan menyebabkan baterai mengalami kerusakan atau istilah sekarangnya ( Bocor ). Lebih baik mengisi baterai itu pada saat laptop dalam keadaan mati. Dan apabila mengisi baterai pada saat laptop masih menyala, sebaiknya kurangi aktifitas pada laptop tersebut, jangan memutar musik, jangan menonton film dan jangan melakukan aktifitas berat lainnya.

2. Tips Baterai Tidak Cepat Habis dan Awet Tahan Lama
Baterai-Notebook-Laptop

Bagi Anda pemilik laptop, baterai merupakan unsur yang penting sekali. Tanpa baterai, laptop kita tidak akan menyala ataupun bekerja. Maka dari itu perhatikanlah kesehatan dari baterai laptop agar baterai tetap awet dan tahan lama.

Panjang pendeknya umur setiap baterai sebenarnya dapat bergantung banyak hal, diantaranya siklus pengechasan, suhu baterai, cara dan frekuensi pemakaian.

Semakin lama pengechasan dan pemakaian baterai akan mengakibatkan semakin cepat pula baterai aus.

Hal ini dikarenakan suhu baterai dapat lebih tinggi pada saat pengechasan atau pemakaian yang panjang.

Berikut ini beberapa tips agar baterai awet tahan lama dan tidak cepat habis:


  • Lakukan pengisian baterai jika kapasitas baterai mendekati 10% dan jangan sampai baterai mengalami critical point sehingga menyebabkan laptop mati.
  • Biarkan baterai terisi penuh selama beberapa jam pengisian
  • Segera cabut charger bila baterai telah 100% terisi
  • Jika baterai tidak digunakan maka sebaiknya dilepas dan disimpan pada suhu normal dan kering. namun sebelum melepas baterai, baterai harus terisi penuh terlebih dahulu
  • Jangan tiba-tiba melepas baterai pada saat kaber charge menancap pada laptop Anda
  • Semakin terang layar laptop anda maka semakin banyak tenaga yang dibutuhkan, maka lebih baik redupkan layar anda agar baterai awet saat pemakaian
  • Penggunaan Hibernate akan lebih baik daripada Standby pada saat laptop tidak digunakan
  • Matikan wi-fi yang aktif dan cabut perangkat hardware yang tidak digunakan seperti flashdisk
  • Hindarkan baterai dari suhu ekstrim dan sengatan cahaya matahari langsung
  • Bersihkan kontak metal baterai Anda setiap beberapa bulan dengan kain yang dibasahi alkohol agar transfer daya baterai anda menjadi efisien
  • Tutup program yang tidak dibutuhkan agar tidak memberatkan kinerja laptop Anda
  • Hati-hati dalam melepas bateri, untuk menghindari jatuh dan lain sebagainya yang menyebabkan eror pada baterai laptop
  • Gunakan UPS (Uninterrruptible Power Supply) pada saat menggunakan laptop tanpa baterai untuk mencegah crash pada laptop dan listrik
  • Lebih baik menggunakan charger bawaan dari laptop agar daya dan tegangan stabil

Dan jika baterai anda sudah nge-drop disarankan untuk membeli yang baru atau orisinil, dengan begitu akan mengurangi resiko kerusakan pada hardware laptop yang lain.







sumber:
www.gudangilmukomputer.com
pusatteknologi.com

Cara Memperbaiki Baterai Laptop Yang Ngedrop


Kerusakan pada baterai laptop sangat banyak ditemui. Kerusakan seperti ini disebabkan oleh pengisian baterai yang tidak beraturan. Pengisian baterai secara berlebihan akan menyebabkan baterai mengembung.

Baterai yang di gunakan untuk laptop banyak sekali macamnya, masalah awet atau cepat rusak tergantung penggunanya dalam mengoperasikan laptop. Sebaiknya kurangi pengisian baterai secara berlebihan, kalau memang sudah mau habis baterainya baru di isi kembali.

Ada beberapa cara alternatif yang dapat dilakukan apabila baterai kita mengalami masalah seperti ini, atau merasa baterai laptop cepat habis padahal baru di isi. Berikut cara mengatasinya :

Siapkan dahulu bahan-bahan berikut :

  • Kulkas, jika belum mempunyai kulkas, bisa dengan nitip tetangga, kalau boleh, hehe.
  • Pembungkus gunakan plastik yang agak tebal agar nantinya tidak mengalami kebocoran.
  • Tali pengikat gunakan tali plastik atau bisa juga dengan menggunakan karet gelang dalam jumlah banyak agar dapat terikat secara kuat.
  • Baterai yang mengalami Drop Lepaskan baterai yang ngedrop dari laptop, tips dan trik ini hanya saya sarankan untuk baterai yang benar-benar sudah mengalami drop. Dengan catatan baterai dalam kondisi tidak rusak total.


Silahkan mencoba langkah-langkah di bawah ini :

  • Masukkan baterai laptop ke dalam plastik dan bungkus rapat-rapat dengan tali yang sudah disiapkan tadi. Dengan catatan jangan sampai ada bagian plastik yang bocor nanti bisa kemasukan air es.
  • Jika baterai laptop sudah terbungkus plastik dengan rapat, kemudian masukkan kedalam kulkas.
  • Biarkan baterai tersimpan di dalam kulkas selama seharian atau semalaman penuh. Atau biar lebih bagus simpan 1-3 hari di dalam kulkas, jangan selamanya ya hehe.
  • Setelah merasa cukup, silahkan dikeluarkan baterai laptop yang masih terbungkus plastik dengan rapat.
  • Keluarkan baterai laptop dari bungkus plastik, kemudian diamkan di tempat dalam suhu normal.
  • Jika kondisi baterai laptop sudah kembali pada suhu yang normal alias sudah tidak sedingin saat pertama kali di keluarkan dari kulkas, silahkan pasang kembali pada laptop.
  • Langkah yang selanjutnya, setelah baterai sudah terpasang pada laptop sebagaimana mestinya, mohon laptop jangan di nyalakan. Hal ini untuk menghindari kerusakan yang fatal pada baterai laptop.
  • Silahkan dicharge laptop dalam keadaan mati sampai penuh 100%.
  • Sesudah melakukan langkah charge baterai laptop di rasa sudah penuh 100%. Silahkan hidupkan atau nyalakan laptop. Apakah baterai laptop sudah kembali normal dan tidak ngedrop apa belum, Jika baterai laptop masih ngedrop, silahkan ulangi langkah-langkah diatas dengan cara dan volume yang berbeda sampai berhasil menerapkan komposisi yang tepat.






sumber: